Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Hadits. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Desember 2014

Nasihat berharga Rasulullah kepada Ibnu Abbas

عَن أَبِيْ عَبَّاسٍ رَضِيَ الله عَنْهُمَا قَالَ كُنْتُ خَلْفَ رَسُوْلِ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَقَالَ يَا غُلَامُ إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ اِحْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ رُفِعَتِ الأَقْلَامُ وَجَفَّتِ اصُّحُفُ

“Dari Abu Abbas, Adullah bin Abbas radhiyallaahu  ‘anhumaa  berkata, Aku berada di belakang (membonceng) Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam  pada suatu hari, lalu berliau bersabda, “Wahai anak, akan aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat, ‘Jagalah Allah niscaya Allah akan menjagamu, jagalah Allah niscaya engkau dapatkan Dia di hadapanmu. Apabila engkau memohon, mohonlah kepada Allah, apabila engkau meminta pertolongan, minta tolonglah engkau kepada Allah. Ketahuilah bahwasanya seandainya umat ini berkumpul untuk memberikan kemanfaatan kepadamu dengan sesuatu niscaya mereka tidak akan dapat memberikan kemanfaatan kepadamu sedikitpun melainkan dengan apa yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan sekiranya mereka berkumpul untuk menimpakan mudharat atas kamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan mampu menimpakan mudharat atas kamu sedikitpun melainkan dengan apa yang telah Allah tetapkan bagimu. Telah diangkat pena dan telah kering lembaran. “ (H.R Tirmidzi, beliau berkata, hadits hasan shahih)

Selasa, 12 November 2013

Mutiara hadits (2)


رَحِمَ الله رَجُلاً قَامَ مِنَ الَّيْلِ فَصَلَّى وَاَيْقَظَ امْرَتَهُ فَاِنْ اَبَتْ نَضَحَ

فِيْ وَجْهِهَا الْمَاءَ, رَحِمَالله امْراَةً قَامَتْ مِنَ الّيْلِ فَصَلَّتْ وَ اَيْقَظَتْ زَوْجَهَا

فَاِن اَبَى نَضَحَتْ فِيْ وَجْهِهِ الْمَاءُ

 
Artinya :
"Semoga Allah merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari untuk mengerjakan shalat malam lalu membangunkan istrinya untuk shalat bersama. Bila si istri enggan, ia memercikkan air ke wajah istrinya (supaya bangun).
Semoga Allah merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari untuk shalat malam lalu membangunkan suaminya untuk shalat bersama. Bila si suami enggan, ia memercikkan air wajah ke wajah suaminya (supaya bangun)". (H.R. Abu Dawud)

Mutiara hadits (1) : Kabar Gembira Untukmu Wahai Para Istri

اِذَا صَلَّتِ خَمْسَهأ,وَصَامَتْ شَهْرَهَا,وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا,وَاَطَأعَتْ زَوْجَهَا

قِيْلَ لَهَا:ادْخُلِئ الْجَنّةَ مِنْ اَيِّ اَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِـءْـتِ

Artinya:
"Apabila seorang wanita telah mengerjakan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, mentaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya : "Masuklah ke dalam jannah dari pintu manapun engkau suka" (H.R. Ahmad)